ERIENDA OCTAVIA DEVINSIA (01221033)
NAMA :
ERIENDA OCTAVIA DEVINSIA
NIM :
01221033
KELAS :
A - 01
FAKULTAS :
EKONOMI DAN BISNIS
PROGRAM STUDI :
MANAJEMEN
MATA KULIAH :
ETIKA BISNIS
Gambaran Umum Tentang Profesi Bisnis
Dan TanggungJawab Moral
Dan
Sosial Bisnis Beserta contohnya
1.
Hakikat
Bisnis
Hakikat
Bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia (produk jasa) yang bermanfaat
bagi masyarakat. Businessman (seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya
kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik
sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si
pebisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.
Seorang
bisnisman atau wirausahaan akan melihat kebutuhan masyarakat lingkungannya.
Upaya ini merupakan proses mengidentifikasikan potensi bisnis, bahkan dalam hal
ini biasanya diikuti dengan perkiraan atau antisipasi atas pertumbuhan potensi
pasar tersebut di masa datang.
2.
Karakteristik
Profesi Bisnis
Secara
umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profensi, yaitu:
·
Adanya pengatuhan khusus, yang biasanya
keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan
pengalaman yang bertahun – tahun.
·
Adanya kaidah dan standar moral yang
sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya
pada kode etik profesi.
·
Ada izin khusus untuk menjalankan suatu
profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat,
dimana nilai – nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan
hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih
dahulu ada izin khusus.
·
Mengabdi pada kepentingan masyarakat,
artinya setiap pelaksanaan profesi harus meletakkan kepentingan pribadi dibawah
kepentingan masyarakat.
·
Kaum professional biasanya menjadi anggota
dari suatu profesi.
3.
Pergeseran
Paradigma Dari Pendekatan Stockholder ke Pendekatan Stakeholder
Pergeseran
paradigma dari pendekatan stockholder ke stakeholder dapat diartikan sebagai
titik sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada
pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih umum, di dalamya
mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan
cakupan teoretis tertentu.
4. Tanggungjawab
moral & sosial bisnis dalam Dunia Modern
Tanggung
jawab perusahaan adalah tindakan dan kebijakan perusahaan dalam berinterkasi
yang didasarkan pada etika. Secara umum etika dipahami sebagai aturan tentang
prinsip dan nilai normal yang mengarahkan perilaku seseorang atau kelompok
masyarakat mengenai baik atau buruk dalam pengambilan keputusan. Menurut Jones,
etika berkaitan dengan nilai – nilai internal yang merupakan bagian dari budaya
perusahaan dan membentuk keputusan yang berhubungan dengan tanggung jawab
sosial.
Terdapat
3 pendekatan dalam pembentukan tanggung jawab sosial:
·
Pendekatan moral yaitu tindakan yang
didasarkan pada prinsp – prinsip kesatuan
·
Pendekatan kepentingan bersama yaitu
kebijakan moral harus didasarkan pada standar kebersamaan, kewajaran dan
kebebasan yang bertanggung jawab
·
Kebijakan bermanfaat adalah tanggung jawab
sosial yang didasarkan pada nilai apa yang dilakukan perusahaan menghasilkan
manfaat besar bagi pihak yang berkepentingan secara adil
5.
Kode
Etik Perusahaan
Kode Etik (Patrick Murphy) atau
kadang – kadang disebut code of conduct atau code of ethical conduct ini,
menyangkut kebijakan etis perusahaan berhubungan dengan kesulitan yang bisa
timbul (mungkin pernah timbul dimasa lalu), seperti konflik kepentingan,
hubungan dengan pesaing dan pemasok, menerima hadiah, sumbangan dan sebaginya.
Latar belakang pembuatan kode etik adalah sebagai cara ampuh untuk melembagakan
etika dalam struktur dan kegiatan perusahaan. Bila perusahaan memilih kode etik
sendiri, mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan perusahaan yang tidak memilikinya.